Wednesday, December 26, 2007

Kotak Berisi Kasih

Kisah ini sangat menyentuh hatiku.. mengingatkan aku kepada sikecil Aisyah, anakku sayang yang telah banyak menulis surat kepada Umi menyatakan betapa dalam kasihnya kepada Umi dan Abah... Semua surat-suratnya kusimpan dalam fail, surat pertama ditulis selepas dia pandai menulis di umur 4 1/2 tahun sehingga sekarang usianya 6 tahun... banyak sungguh surat-surat yang telah ditulis dalam tulisan tangan yang terbalik, besar kecil, panjang ke bawah dan sebagainya...

Anakku Aisyah, Umi sangat sayang pada Aisyah...


__________________________-


Kotak Berisi Kasih

Satu hari ketika seorang ayah membeli beberapa gulung kertas bungkusan hadiah, anak perempuannya yang masih kecil dan manja sekali, meminta satu gulung.

“Untuk apa?” tanya si ayah.

“Nak bungkus hadiah” jawab si kecil.

“Jangan dibuang-buang ya.” pesan si ayah, sambil memberikan satu gulungan kecil.

Keesokan harinya, pagi-pagi lagi si kecil sudah bangun dan membangunkan ayahnya,

“Yah, Ayah…….. ada hadiah untuk Ayah.”

Si ayah yang masih menggeliat, matanya pun belum lagi terbuka sepenuhnya menjawab,

“Sudahlah…. nanti nanti saja.”

Tetapi si kecil pantang menyerah, “Ayah, Ayah, bangun Ayah, dah pagi.”

“Eh… kenapa ganggu ayah… masih terlalu awal lagi untuk ayah bangun.”

Ayah terpandang sebuah bungkusan yang telah dibalut dengan kertas pembungkus yang diberikan semalam.

“Hadiah apa ni?”

“Hadiah hari jadi untuk Ayah. Bukalah Yah, buka sekarang.”

Dan si ayah pun membuka bungkusan itu.

Ternyata di dalamnya hanya sebuah kotak kosong. Tidak berisi apa pun juga.

“Eh.. kenapa kosong?? Tak ada isi di dalamnya. Kan Ayah dah kata jangan buang-buang kertas bungkusan Ayah. Membazir tu”

Si kecil menjawab, “Tak Ayah….., ada isi tu… Tadi kan, Puteri masukkan banyak sekali ciuman untuk Ayah.”

Si ayah merasa terharu, dia mengangkat anaknya. Dipeluk dan diciumnya.

“Puteri, Ayah belum pernah menerima hadiah seindah ini. Ayah akan selalu menyimpan hadiah ini. Ayah akan bawa ke pejabat dan sekali-sekala kalau perlu ciuman Puteri, Ayah akan mengambil satu. Nanti kalau kosong diisi lagi ya!”

Kotak kosong yang sesaat sebelumnya dianggap tidak berisi, tidak memiliki nilai apa-apa pun, tiba-tiba terisi, tiba-tiba memiliki nilai yang begitu tinggi. Apa yang terjadi?
Lalu, walaupun kotak itu memiliki nilai yang sangat tinggi di mata si ayah, namun di mata orang lain tetap juga tidak memiliki nilai apa pun. Orang lain akan tetap menganggapnya sebuah kotak kosong.

_______________

Umi teringat kisah tahun lepas, semasa Umi balik ke KB sendirian menaiki Air Asia, Aisyah dan Abah hantar di LCCT.. Sebelum Umi masuk, Aisyah telah menyerahkan sehelai kertas, katanya,

"Umi, ini ada surat untuk Umi..Umi baca yer..'

'Ye..nanti Umi baca.. Aisyah tulis untuk Umi yer.. bagusnye anak Umi ni...'

Apabila masuk ke tempat menunggu, Umi bukak surat tersebut, Aisyah tulis dengan tulisan kecik besar, dekat tanpa sebarang jarak antara perkataan..susahnya nak baca...

'Umi.. Aisyah sayang sangat dengan Umi..
Umi jangan lupa baca doa naik kenderaan ye bila kapal terbang nak jalan..
Umi.. Umi balik cepat yer..
Semoga Umi selamat dunia akhirat..'

Anakku Aisyah...Umi sangat menghargainya....